Warga RI Satu-satunya di Dunia, Indonesia Nomor Satu Kecanduan Parah

Warga RI Satu-satunya di Dunia, Indonesia Nomor Satu Kecanduan Parah

Suasana pekerja jasa servis telepon seluler di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Tmur, Kamis (28/5/2020). CNBC Indonesia/Tri Susilo
Wabah virus korona membuat masyarakat beraktivitas tidak seperti biasanya, seperti para penjual jasa servis telepon Pusat Grosir Cililitan (PGC) yang sampai turun ke jalan.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyebabkan para penjual jasa servis telepon genggam di PGC menawarkan jasanya sampai ke tepi jalan karena larangan membuka gerai di mal tersebut.

Para penjual jasa layanan yang dapat ditunggu, tidak hanya itu, mereka juga menyediakan jaminan untuk semua merek telepon keamanan.   

Para pemilik kios servis telepon genggam di Mall Pusat Grosir Cililitan (PGC) terpaksa menawarkan jasanya di pinggir jalan. Mereka harus tetap bayar biaya sewa kios 50 persen. Sementara pamasukan tidak ada.  

Indra memiliki 3 kios tempat servis HP di Mall PGC, dan telah bertahun-tahun menjalankan aktifitas menawarkan jasa tersebut. Dengan kondisi Pandemik Covid-19, selain berdiam diri dipinggir jalan menunggu pelanggan, ia juga menggunakan cara promosi dan pemberitahuan lewat media sosial dan aplikasi percakapan WA.

Warga Indonesia adalah satu-satunya yang menghabiskan waktu menatap layar HP lebih dari 6 jam setiap hari. Ini menjadikan RI sebagai negara nomor satu di dunia dalam hal kecanduanĀ smartphone.

Dalam State of Mobile 2024 yang dirilis oleh Data.AI warga Indonesia menjadi pengguna yang paling lama menghabiskan waktu dengan perangkat mobile seperti HP dan tablet pada 2023, yaitu 6,05 jam setiap hari.

Warga RI adalah satu-satunya masyarakat yang menghabiskan waktu di HP lebih dari 6 jam tiap hari. Pada posisi kedua, warga Thailand hanya menghabiskan 5,64 jam per hari. Argentina ada di posisi ketiga yaitu 5,33 jam per hari.

Kecanduan HP orang Indonesia sebetulnya tidak separah pada 2022. Pada 2022, warga RI menghabiskan waktu hingga 6,14 jam per hari menatap layar HP dan tablet.

Indonesia juga https://buddykas.site/ menempati salah satu posisi teratas dalam hal download aplikasi. Data.AI menempatkan warga RI di posisi ke-5 dalam hal download aplikasi. Sepanjang 2023, warga RI sekitar 7,56 miliar kali melakukan download aplikasi.

Dalam hal download, warga China tidak ada saingan. Hanya dalam setahun, warga China 113,41 miliar kali mendownload aplikasi.

Meskipun nomor satu dalam penggunaan HP, ternyata warga RI bukan nomor satu dalam hal penggunaan aplikasi mobile. Warga RI “hanya” menghabiskan 415 miliar jam sepanjang 2023 di aplikasi mobile sehingga ada di posisi ketiga.

Warga yang paling banyak menghabiskan waktu di aplikasi mobile adalah India. Warga India menghabiskan waktu 1,19 triliun jam menggunakan aplikasi mobile.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*