Tanda Kiamat Password, Google Resmi Rilis Penggantinya

REFILE - CLARIFYING CAPTION Silhouettes of mobile users are seen next to a screen projection of Google logo in this picture illustration taken March 28, 2018.  REUTERS/Dado Ruvic

 Hingga sekarang password masih dibutuhkan saat log in masuk sejumlah platform layanan media sosial hingga email. Namun, langkah Google menandakan dalam waktu dekat kata sandi bakal usang.

Tanda kiamat password ini makin terlihat saat Google meluncurkan fitur terbarunya bernama Passkey. Dengan cara baru tersebut, pengguna layanan online tak perlu lagi bergantung pada password.

“Passkeys merupakan cara baru masuk ke aplikasi dan situs web. Keduanya lebih mudah digunakan dan lebih aman daripada password, jadi pengguna tidak pelru lagi bergantung pada nama hewan peliharaan, ulang tahun atau ‘password123’,” kata Group Product Manager Google, Christian Bran dan Sriram Karra selaku Senior Product Manager, dalam tulisan di blog resmi perusahaan, dikutip Kamis (4/5/2023).

Pengguna bisa menggunakan Passkey dengan cara yang sama seperti membuka perangkat HP yakni scan sidik jari, wajah atau menggunakan PIN pada layar.

Keduanya juga mengklaim passkeys jauh lebih aman. Pengguna tak perlu khawatir soal serangan online seperti phishing yang kerap membuat pelaku bisa membobol akun banyak korban.

Google telah menyediakan opsi Passkeys untuk seluruh pengguna akun, dengan masuk ke laman g.co/passkeys. Sementara itu untuk akun Google Workspace akan tersedia segera opsi untuk mengaktifkannya saat sign in.

Sebelumnya perusahaan telah membagikan pembaruan tersebut pada Chrome dan Android. Seperti Docusign, Kayak, Paypal, Shopify dan Yahoo Jepang.

Namun perubahan ini bukan berarti Google meninggalkan sepenuhnya praktik password. Raksasa teknologi itu memastikan password dan verifikasi dua langkah masih bisa digunakan pada akun Google.

Peluncuran ini dilakukan jelang Hari Password Sedunia pada 4 Mei 2023. Keduanya juga berharap jika pada perayaan tahun depan bisa dirayakan tanpa adanya kata sandi lagi.

“Jadi mungkin pada Hari Password Sedunia tahun depan, Anda bahkan tidak perlu menggunakan password apalagi mengingatnya,” ucap keduanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*