Curhat Pedagang HP Mal Ambasador, Seret Ga Ada Pembeli

Penjualan HP dilaporkan sedang lesu, salah satu pasar HP yakni Mall Ambasador suasana mal terlihat sepi. (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti Dewi)

Mal Ambassador dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan gadget di Jakarta. Barang yang dijual cukup lengkap, mulai handphone, laptop, kamera, serta aksesori lain, baru atau bekas.

Namun, pamor Mal Ambassador kian redup lantaran kepadatan pembeli tak lagi terlihat di pusat perbelanjaan tersebut.

Seperti saat CNBC Indonesia mengunjunginya pada Rabu (3/5) kemarin. Mal itu terlihat sepi, bahkan AC seperti dimatikan sehingga suhu di dalam mal terasa gerah.

Hal ini dibenarkan oleh seorang penjaga salah satu kios yang menjajakan HP. “Iya kayaknya (AC) dikecilin atau dimatikan. Jadi agak gerah,” kata dia saat ditemui, Rabu (3/5/2023).

Ia melanjutkan, keadaan sehari-hari memang demikian. Hanya terlihat beberapa pengunjung saja yang ada di mal tersebut.

Sedangkan kebanyakan gerai, pramuniaga berdiri di bagian depan untuk menawarkan barang dagangan.

Menurut salah satu dari mereka, kondisi Mal Ambasador untuk area jualan HP lumayan ramai sebelum Lebaran. Kala itu, lumayan banyak pengunjung yang mencari HP baru.

“Kalo sekarang emang (sepi), kayaknya duit udah pada habis. Kemarin sebelum lebaran lumayan rame,” ujarnya.

HP yang Diincar Pembeli di Mal Ambasador

Tipe HP yang dicari pun beragam. Untuk Android, kebanyakan konsumen mencari smartphone dengan penyimpanan yang luas serta kualitas kamera.

“(HP) yang dicari macem-macem, tergantung kebutuhan. Kalo Android banyak yang nyari itu dari memori sama kamera,” jelas pramuniaga itu.

Dalam laporan IDC sebelumnya, masyarakat Indonesia disebut enggan membeli HP baru.

Ini menjadi salah satu penyebab turunnya pasar smartphone Tanah Air setelah 13 tahun terakhir bertumbuh.

Pasar ponsel pintar Indonesia Indonesia anjlok untuk pertama kalinya pada 2022 sekitar 14,3%.

Dalam laporan IDC, daya beli masyarakat terdampak karena adanya inflasi. Khususnya ini terjadi pada masyarakat dengan penghasilan menengah ke bawah yang berfokus untuk memenuhi kebutuhan primernya.

Selain itu, masyarakat juga disebut tengah melakukan pengalihan pengeluaran. Salah satunya sektor transportasi mengingat mobilitas sudah mulai tinggi setelah kasus Covid-19 melandai.

‘Mau’ Jadi Walikota Depok, Ini Gurita Bisnis Kaesang Pangarep

Kaesang Pangarep saat berada di acara peresmian Sang Pisang cabang ke 56 di kawangan Kemang, Jakarta Selatan (CNBC Indonesia/Fitriyah Said)

Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, merupakan tokoh publik dan seorang pengusaha dengan bisnis yang bergerak di banyak sektor. Bisnisnya membentang luas dari kuliner hingga platform investasi. Ia juga menjadi salah satu figur yang menonjol dalam keluarga Presiden Jokowi. Belakangan dirinya digosipkan bakal masuk ke ranah politik dan digadang menjadi Walikota Depok.

Sebelum menyimak kiprahnya di dunia politik, deretan bisnis Kaesang yang dikenal sebagai pengusaha sudah lebih dulu menggema, berikut sebagaimana dirangkum CNBC Indonesia.

1. Sang Pisang

Bisnis olahan pisang ini menjadi bisnis yang paling besar dimiliki oleh Kaesang, di mana kini sudah tersebar di 25 kota dengan lebih dari 73 outlet dan sekarang sudah memiliki 1.500 orang karyawan.

2. Hompimpa Gamers

Hompimpa Gamers merupakan bisnis hiburan yang menjual berbagai macam produk board game dengan merk Hompimpa Games yang membawa pesan toleransi dan mengedepankan budaya nusantara.

3. Sang Javas

Sang Javas adalah merek clothing line dengan gambar kecebong dalam desain kaosnya. Bahkan pada saat pertama kali diluncurkan, merek ini berhasil menarik perhatian netizen saat itu.

Menurut Kaesang Pangarep, gambar kecebong layaknya potongan komik pada bagian depan kaus terinspirasi dari perilaku masyarakat di media sosial. Di Indonesia, Cebong sendiri merupakan panggilan untuk pendukung berat Jokowi saat pemilihan presiden tahun 2014 silam.

4. Ternakopi

Kaesang juga merintis bisnis minuman olahan kopi dengan nama Ternakopi. Bisnis ini dijalankannya bersama dengan sang kakak pertamanya yakni Gibran Rakabuming Raka.

5. Madhang

Kaesang juga meluncurkan aplikasi Madhang, di mana aplikasi ini dibuat untuk menjembatani ibu-ibu yang jago masak, dengan pembeli. Aplikasi ini pun berhasil membantu banyak ibu rumah tangga untuk mandiri secara finansial.

6. Siap Mas

Masih di bidang kuliner, Kaesang juga membentuk brand Siap Mas. Usaha ini menghadirkan produk minuman dan makanan ringan seperti keripik dengan nama Ngedrink dan Kemripik di berbagai minimarket.

7. Mangkok Ku

Kaesang juga membuka bisnis restoran bersama dengan Chef Arnold Poernomo dan sang kakak, Gibran dengan nama Mangkok Ku. Kini setelah sang kakak terjun ke dunia politik, bisnis yang berlokasi di Jalan Tanjung Duren Raya, Jakarta Barat ini diserahkan kepada Kaesang Pangarep.

8. Chili Pari

Bisnis Gibran lainnya yang diserahkan ke Kaesang Pangarep adalah Chili Pari, yang merupakan usaha katering. Usaha ini didirikan sejak Desember 2010 lalu.

9. Markobar

Markobar menjual aneka martabak. Selain makanan, bisnis Gibran yang diserahkan ke Kaesang Pangarep ini juga mencakup bisnis di bidang reparasi produk Apple dengan nama Icolor dengan konsep jemput bola.

Gibran juga memiliki bisnis e-commerce dengan berjualan jas hujan bermerek Tugas Negara Bos. Jas hujan ini dijual melalui online di sejumlah aplikasi belanja online.

10. Goola

Startup yang menjual minuman ini awalnya milik Gibran dan diserahkan ke Kaesang Pangarep dengan menawarkan produk minuman tradisional khas Indonesia seperti Es Doger yang dikemas lebih modern.

Melihat bisnis Kaesang yang menggurita tersebut, terutama di sektor yang turnover-nya tinggi sebenarnya wajar saja jika Kaesang memiliki cuan banyak sebagai pebisnis. Belum lagi cuan yang ia terima dari berbagai konten yang dibuat.

11. Saham Rakyat

Platform komunitas saham yang didirikan bersama Youtuber Kevin Hendrawan pada Agustus 2020.

12. Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP)

Lewat GK Hebat, Kaesang menguasai 8% saham PMMP yang bergerak di industri pengolahan makanan beku berbasis udang.

13. Ternak Ikan Lele

Kaesang memiliki bisnis ternak ikan lele yang didirikan sejak 2019 lalu. Budidaya ternak ikan lele menjadi salah satu bisnis Kaesang yang menghasilkan banyak pundi-pundi rupiah.

 

Marshanda Ngutang Buat Hidup, Sehat Itu Mahal Guys!

Marshanda

Lewat akun Youtube Marshed, artis Marshanda menceritakan kehidupannya yang saat ini sedang dilanda kesulitan keuangan hingga mengalami gangguan kesehatan.

“Banyak cobaan-cobaan yang gue hadapi dalam hidup gue yang sulit, tapi again dalam video ini gue bukan mau mempromote atau ngefokusin tentang kesulitan-kesulitan apa aja yang gue miliki, tapi untuk background cerita aja supaya kalian tahu gue mendapat diagnosa-diagnosa kesehatan lainnya seperti chronic inflammation, masalah ginjal, prediabetic, dan semenjak saat itu keuangan gue pun menurun,” ucap Marshanda dalam video di akun Youtube Marshed, dikutip CNBC Indonesia (4/5).

“Gue…berada dalam posisi dimana gue harus minjem uang dari orang-orang di sekitar gue dalam situasi yang secara finansial sangat gak stabil dan semua ini alasan kenapa gue lebih jarang posting di social media…” lanjutnya.

Marshanda mengakui bahwa di tahun ini dirinya sedang berduka karena kehilangan orang yang dicintainya. Namun, di satu sisi dia juga turut bersyukur karena masih ada orang baik yang akhirnya membantunya, dia pun akan terus berkarya ke depannya.

Kondisi ekonomi seseorang memang tidak akan selamanya berada di atas, terkadang kita harus siap dengan segala risiko dan musibah yang ada, terlebih lagi jika kita adalah seseorang yang tidak memiliki penghasilan tetap layaknya pekerja seni.

Berikut adalah solusi untuk hidup tenang dan aman finansial yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan.

Atur batas wajar utang

Terpaksa berutang sejatinya adalah hal yang harus kita hindari. Namun jika hal itu sudah terlanjur dilakukan, Anda harus menjaga jumlahnya agar tetap dalam batas wajar.

Adapun maksimal cicilan yang aman adalah 30% dari pemasukan, saat cicilan Anda melebihi 30% dari pemasukan, maka Anda akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, menabung, hingga berinvestasi.

Sementara itu untuk mengetahui apakah utang kita terlampau besar atau tidak, Anda bisa menggunakan rasio utang berbanding aset. Nilai rasio ini akan mengukur besaran utang yang belum terbayar, dibandingkan dengan total aset yang kita miliki.

Rumus untuk mencari nilai rasio ini adalah:

Total Utang x 100%

Total Aset

Nilai maksimal dari rasio ini adalah 50%. Jika nilai rasio Anda di atas 50%, maka Anda harus waspada karena total nilai utang Anda sudah melebihi dari setengah total aset.

Dana darurat yang ideal

Dana darurat adalah tabungan yang harus dipersiapkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan atau yang bersifat mendesak. Sebut saja seperti kehilangan pemasukan, kerusakan aset, dan lain sebagainya.

Kebutuhan dana darurat seorang dengan penghasilan tidak tetap yang aman adalah 12 kali pengeluaran bulanan. Namun jika patokannya adalah pengeluaran bulanan saja, maka hal tersebut akan mencakup biaya gaya hidup yang dinilai kurang dibutuhkan di saat Anda kehilangan penghasilan.

Agar besaran dana darurat cepat terkumpul, gunakanlah patokan pengeluaran pokok dan wajib saja. Karena hal-hal yang berkaitan dengan gaya hidup bisa Anda tunda dulu selama Anda kehilangan penghasilan, atau dikurangi.

Jaminan kesehatan

Biaya berobat bukanlah biaya yang murah untuk dibayarkan dan akan terus mengalami inflasi dari tahun ke tahun. Data dari Mercers Marsh Benefit menyebutkan bahwa tren kenaikan biaya medis di Indonesia diprediksi bisa mencapai 13,6% di tahun 2023.

Hal itu menunjukkan bahwa besar kemungkinan kenaikan penghasilan Anda dalam setahun tidak akan bisa mengungguli kenaikan biaya medis.

Dengan memiliki jaminan kesehatan baik berupa BPJS Kesehatan atau asuransi swasta, maka risiko pengeluaran untuk berobat akan dialihkan ke perusahaan asuransi atau pemerintah (jika menggunakan BPJS Kesehatan).

Tabungan Anda pun tidak akan terkuras ketika musibah ini muncul, begitu pula dengan total kekayaan bersih Anda.

Asuransi penyakit kritis

Asuransi penyakit kritis juga bisa menjadi kebutuhan yang bisa dipenuhi saat asuransi kesehatan sudah dimiliki. Cara kerja asuransi penyakit kritis adalah dengan memberikan santunan berupa uang tunai ketika seseorang terdiagnosa penyakit kritis tersebut.

Dengan adanya asuransi penyakit kritis, uang santunan yang cair bisa dimanfaatkan untuk membiayai hidup tertanggung dan keluarganya saat dirinya tidak dirawat di rumah sakit.

Oleh karena itu, tertanggung tidak perlu berutang untuk kebutuhan hidupnya.