Harga Emas Antam Mahal, Saatnya Investasi Logam Mulia?

Emas (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Harga emas Antam Kembali melewati rekor harga tertinggi sebelumnya. Pada Kamis (4/5/2023) harga emas Antam ukuran 1 gram naik fantastis sebesar Rp15.000 menjadi Rp1.077.000 per gram. Harga tersebut adalah yang tertinggi sejak 14 April 2023.

Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga meningkat dan ditetapkan sebesar Rp975.000 per gram, harga tersebut malahan terbang Rp21.000 dari perdagangan sebelumnya.

Apakah Saatnya Investasi Emas Saat Ini

Tidak ada kata terlambat untuk investasi emas. Saat ini emas berada di harga yang cukup tinggi sehingga memang cukup menggiurkan bagi investor.

Akan tetapi yang harus diperhatikan adalah adanya spread antara harga jual dan beli emas batang. Misalnya saja saat beli emas Antam kemarin di harga Rp1.062.000 per gram dan jika ingin menjualnya maka harga di Rp975.000. Ada selisih atau spread Rp87.000 per gram.

Selain itu, keuntungan investasi emas akan lebih optimal jika dilakukan dalam jangka panjang dan bukan jangka pendek.

Contohnya ketika seorang investor mengalokasikan modal Rp 100 juta membeli emas yang pada 1 Maret 2013 setara dengan harga beli Rp 556.000 per gram, maka tepat pada 2023, saat harga buyback emas berada di Rp 953.000 per gram, maka keuntungan yang sudah didapatkan senilai 71%.

Adapun modal investasi yang tadinya Rp100.000.000, berubah menjadi Rp171.000.000 dalam 10 tahun.

Emas sering dianggap sebagai aset yang stabil dan memiliki nilai yang relatif stabil seiring waktu, sehingga menjadi salah satu pilihan investasi yang populer untuk melindungi nilai kekayaan.

Beberapa bentuk investasi emas yang populer antara lain:

1. Emas fisik: membeli emas dalam bentuk fisik seperti perhiasan, koin, atau batangan emas. Namun, kelemahan dari bentuk ini adalah biaya penyimpanan dan risiko keamanan.

2. ETF emas: membeli saham ETF (exchange-traded fund) yang melacak harga emas. Investasi ini bisa dilakukan secara online melalui perusahaan sekuritas atau aplikasi investasi.

3. Logam mulia: investasi pada logam mulia selain emas seperti perak, platinum, atau palladium. Namun, perlu dicatat bahwa nilai logam mulia ini dapat sangat volatile.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam emas, penting untuk memahami risiko dan manfaatnya. Investasi emas bisa menjadi bagian dari diversifikasi portofolio, tetapi tidak harus menjadi satu-satunya bentuk investasi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*